February 21

Indahnya Hidup Toleransi

Toleransi yang bahasa Arabnya tasamuh adalah “sama-sama berlaku baik, lemah lembut dan saling pemaaf.” Dalam pengertian istilah umum, tasamuh adalah “sikap akhlak terpuji dalam pergaulan, di mana terdapat rasa saling menghargai antara sesama manusia dalam batas-batas yang digariskan oleh ajaran Islam.

Waaaw,…sungguh indah makna dari toleransi teman-teman. Akan tetapi toleransi itu sendiri menurut saya sudah berubah arti di zaman saat ini. Bukannya lemah lembut tetapi brangasan alias arogan, bukan saling pemaaf tetapi saling dendam.

Jika melihat diberbagai media, baik itu media secara online ataupun offline. Kita sudah kesusahan untuk mencari makna toleransi yang sesungguhnya. Akibatnya tidak ada berita yang memberi tauladan untuk berbuat baik, saling memafkan, saling menghargai, saling berkasih sayang. Walaupun ada itupun tidak tahu sampai kapan ujungnya.

Perlu kita ketahui dibalik minimnya tauladan atau praktek toleransi dalam kehidupan kita, ada satu tempat yang menjadikan toleransi ini benar-benar dikembangkan, diimplementasikan dan dibudidayakan dalam keseharian. Kita bisa menemukannya di pondok pesantren (kampus berasrama) Al-Zaytun.

Menurut Syaykh Al-Zaytun (dalam buku  Al-Zaytun Sumber Inspirasi, yang ditulis Drs.ch.Robin Simanullang. Hal:88) toleransi harus ditegakkan sebagai keyakinan pokok (akidah) dalam beragama. Sehingga toleran maknanya, bersifat atau bersikap menghargai, membiarkan pendirian, pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan, dan lain-lain yang berbeda atau bertentangan dengan pendirian sendiri.

Toleransi (toleran) dalam pengertian seperti itu, kata Syaykh, terkadang menjadi sesuatu yang sangat berat bagi pribadi-pribadi yang belum menyadarinya. Padahal perkara tersebut bukan mengakibatkan kerugian pribadi, bahkan sebaliknya akan membawa makna besar dalam kehidupan bersama dalam segala bidang, apalagi dalam domain kehidupan beragama.

Perlu kita ketahui juga, penulis buku ASI (Al-Zaytun Sumber Inspirasi) Drs.ch. Robin Simanullang ini, beliau adalah orang kristiani akan tetapi beliau lebih dari satu dasawarsa berinteraksi dengan Al-Zaytun. Seperti yang dikemukakan dalam buku ASI hal 95. “Saya memahami dan merasakan prinsip toleransi dalam kehidupan nyata. Bukan sekedar wacana, slogan, retorika, atau lips service. Sebagai seorang kistiani yang menyatu dengan Al-Zaytun, saya selalu mendapat tempat untuk mengaktualisasikan diri sesuai keyakinan agama yang saya anut, tanpa ada kesan sedikit pun (baik perkataan, sikap dan bahasa tubuh) bahwa (Syaykh Al-Zaytun) menghendaki saya menjadi mualaf.

Selain diatas, ada sebuah gambaran tentang aplikasi toleransi dalam Al-Zaytun, yakni prosesi saling berkunjung dan menghadiri acara antara Al-Zaytun dengan GPIB Koinonia (2004), Jakarta; Menerima kunjungan Universitas Advent, Bandung (2004), kunjungan rombongan ketua umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (2007), kunjungan Pendeta dan jemaat HKBP Tebet, Jakarta(2010), mengunjungi jemaat GPIB Galilea, Bekasi (2011); menerima kunjungan rombongan Perhimpunan Pengusaha Kristiani Jakarta (2011); memberikan tempat kepada umat kristiani Bekasi memperingati Idul Milad (Natal) di Wisma Al-Islah (2012); dan paling teranyar (2015) menerima kunjungan sejumlah pendeta dari ASEAN. Contoh lain dan lebih seru baca aja di buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi yaaa….

Dari aplikasi real yang dilakukan Al-Zaytun sungguh bukti yang perlu kita contoh di kehidupan kita sehari-hari, bukannya saling memfitnah antar agama, bukan saling memojokkan, bukan saling memakan dan bukan saling membunuh antar agama.

Saya yakin jika kita masing-masing pribadi bisa instropeksi makna toleransi seperti diatas dan langsung di aplikasikan dalam berkehidupan bertetangga, bernegara dan berbangsa, saya yakin bangsa tercinta kita akan damai jauh dari kehancuran.

Alhamdulillahirrobbil’alamin….

 

February 20

Horeeee….Aku Bisa Bangun Cepat

“Assalamu’alaikum mi,,,,Wa’alaikummussalam kak Fatan…” kalimat ini adalah awal percakapan kami di telepon tadi pagi.

Percakapan selanjutnya……

umi     : “kak fatan lagi batuk, ya?”

Fatan : “iya, dikit”

Umi    : “sudah makan?”

Fatan : “sudah”

Fatan : “umi….sekarang aku sudah bisa bangun cepat looo”

Umi    : “waw, hebat dong. Gimana caranya kak?”

Fatan :“Waktu umi pengasuh gedor-gedor tempat tidur, sambil bilang bangun-bangun….saya langsung bangun, langsung turun dan langsung mandi, mi”

Fatan : “sekarang aku bukan yang terakhir bangunnya, mi”

Umi   : “yaaa…kak Fatan luarbiasa, enak-kan bangun langsung mandi?”

Fatan :”heeh, ngantuknya langsung hilang. Oya mi, besok kalau umi kesini, saya tidurnya tetap di atas, umi dan adek di bawah”

Umi   :” iya, emangnya kenapa?”

Fatan :”kalau aku tidur bawah, takutnya tidak bangun lagi. Jadi umi banguninnya tinggal pukul-pukul tempat tidur Fatan, ya”

Umi   :”oke dech”

Percakapan diatas adalah sebagian dari percakapan tadi pagi. Rasanya terharu sekali (jika saja kakak ada didepanku akan kupeluk erat, akan ku cium kamu sayang) tapi apalah daya kita masih harus dipisahkan oleh jarak. Doa dan rasa syukur yang langsung saya lakukan ketika telepon kami matikan, hanya sesak di dada ini, hanya merinding semua tubuh ini, hanya mata berkaca-kaca, saat mendengar perkembangan luarbiasa positifnya bagi saya. Apalagi terdengar dari mulut kak Fatan sendiri.

Luarbiasa kak Fatan. Semoga terus menjadi anak yang sholeh.

Alhamdulillahirrobbil’alamin

 

 

 

 

 

Category: Cerita Anak | Comments Off on Horeeee….Aku Bisa Bangun Cepat
February 19

Yes!!!!!!! Bayiku Sudah Bisa Tepuk tangan

tepuk tangan

Horeeee…..Alhamdulillah. Itulah reaksi pertama yang keluar dari mulut saya saat melihat dedek bisa menyentuhkan kedua tangannya….”luarbiasa adek, muach….”. Tepuk tangan pertama adek, tepatnya hari minggu tgl 14 Februari 2016, pkl 08.30 wib. Jadi usia adek 8 bulan 8 hari.

Apresiasi atau pujian seperti itu sangat membuat bayi kita bangga loooooo. Karena apresiasi yang positif merupakan reward atau hadiah buat bayi kita, sehingga sang bayi akan merasa nyaman dan akan melakukan banyak eksperimen-eksperimen lebih banyak lagi. Tentunya akan mendukung tumbuh kembang bayi kita berikutnya.

Tepuk tangan ini merupakan tanda baik untuk ketrampilan perkembangan bayi. Dengan tepuk tangan, bayi kita menunjukkan koordinasi otak dengan gerakan kedua tangan sudah mulai bersatu, dengan kata lain ketrampilan koqnitif dan motorik bayi semakin baik.

Ada satu Peneliti dari Ben-Gurion University of the Negev (BGU) melakukan studi pertama kali mengenai manfaat lagu yang dinyanyikan sambil bertepuk tangan. ( saya mengambil kutipan ini dari  Vera Farah Bararah – detikHealth Sabtu, 01/05/2010 07:50 WIB).

Hasilnya, menunjukkan adanya hubungan langsung dengan peningkatan aktivitas dan keterampilan perkembangan yang penting pada anak-anak, remaja hingga mahasiswa perguruan tinggi.

“Kami menemukan bahwa anak-anak kelas satu, dua dan tiga sekolah dasar yang menyanyikan lagu ini sambil bertepuk tangan menunjukkan kemampuan yang lebih dibandingkan dengan anak-anak yang tidak ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Dr Idit Sulkin, anggota dari BGU’s Music Science Lab in the Department of the Arts, seperti dikutip dari Sciencedaily, Sabtu (1/5/2010).

Peneliti juga menemukan tepuk tangan dapat membantu melatih keterampilan motorik anak sehingga dapat menghasilkan tulisan tangan yang rapi, menulis dengan lebih baik serta sedikit membuat kesalahan ejaan.

Dari hasil penelitian tersebut, menunjukkan bahwa memang benar tepuk tangan adalah perkembangan anak yang sangat penting. kita harus menstimulasi terus agar tepuk tangan bayi tidak hilang begitu saja.

Category: Perkembangan Anak | Comments Off on Yes!!!!!!! Bayiku Sudah Bisa Tepuk tangan