Kado untuk Suami Ku

Suamiku malam ini tanggal 17 Juli 2016 engkau berusia 32 tahun lebih dua hari….

Sore tadi setelah abi meluncur ke Malang, aku membaca beberapa ucapan “selamat ulang tahun hu…ada yang ngucapin “selamat ulang tahun bos”  ada yang bilang “ayo makan-makan” dan ada yang lainnya.

Jujur aku kaget dan bengong….dan hanya kata “” sambil pukul jidat yang keluar…..tgl 15 kemarin, 32 tahun yang lalu adalah hari yang luarbiasa buat engkau dan yang pasti saya kecipratan akan moment penting itu. Saat itu juga…(sore tadi), saya diam sejenak untuk berdoa “terima kasih Allah swt, terima kasih ibu mertua dan bpk mertua karena dari Tuhan dan kalianlah saya bisa kenal bahkan lebih dari itu. “sekali lagi terima kasih”.

Semoga di usia memasuki angka 3 ini. Suamiku sayang tetap menjadi suami dan seorang ayah yang tetap pantang menyerah, penuh kasih sayang, makin mantap lurus kedepan, tidak bosen-bosennya mengingatkan dan menegur akan kesalahan yang kami perbuat, makin sabar akan bantingan-bantingan dari luar dan keikhlasan alias semangat pantang mundur mu terus maju untuk mencapai Ridho Tuhan.

Hampir 10 tahun engkau menjadi tangan dari Allah swt untuk mengajarkan apa itu hidup, apa itu iman, islam dan Tuhan serta apa-apa yang lainnya. Terima kasih banyak atas semua bimbinganmu. Berkat kesabaran, keceriaan, kemarahanmu selama ini telah membuka wawasan dan keilmuan ku, telah mendewasakanku, telah membuatku tersenyum lebar dari hari ke hari. Aku bahagia dan bersukur sekali karena menikah denganmu “suamiku”.

Semoga tulisan ini bisa menjadi kado istimewa buatmu sayang..aku tidak bisa memberi kado yang besar, banyak, mahal, dan mewah. Kesetiaanku selalu bersamamu.

Be Sociable, Share!