Obrolan Para Ibu

Kemarin sore, ada acara rutin ibu-ibu yaitu PKK yang biasa malam hari selepas magrib, untuk bulan ini yang punya rumah bisanya sore hari. Seperti biasa karena super sibuknya para ibu di tempat saya, dan warganya juga masih belum banyak jadi yang bisa hadir sekitar 10 orang.

Setelah beberapa acara selesai sampai pembagian tempat bulan depan, kami mengobrol dengan asik dan ramai sampai-sampai mau mendengarkan yang mana, karena satu cerita belum selesai cerita yang lain sudah terdengar, hehehe.

Maklum kita jarang ketemu dan bisa ngobrol akrab seperti momen PKK kemarin.

Inti obrolan kemarin menurut saya adalah keluh kesah tentang pekerjaan yang membuat para ibu kelelahan bahkan kebingungan antara berhenti atau pindah kerja dan lain-lain.

Yang pasti ada benturan antara kebutuhan uang dan kemampuan yang notabene sebagai seorang perempuan yang mana secara fisik tidak sekuat laki-laki.

Ada satu ibu yang harus mondar-mandir Surabaya-Jakarta, ada yang terbentur dengan aturan perusahaanlah, ada yang ingin menjadi ibu rumah tangga tetapi kondisi keuangannya nanti bagaimana?. obrolan sore itu terus mengalir sampai-sampai waktu magrib sebentar lagi dan obrolan tanpa ada solusi akhirnya diberhentikan.

Jadi wajarlah saya menyimpulkan obrolan itu sebagai keluh kesah sesama ibu yang sama-sama membutuhkan tempat untuk bercerita. Berhubung saya hanya ibu rumah tangga yang tidak tahu tentang dunia kerja, tetapi sedikit mengerti tentang peran dan tanggung jawab seorang ibu atau istri atau seorang perempuan, hanya tertawa kecil, terkadang senyum sambil mulut tertutup dan kepala manggut-manggut saat mendengar obrolan seru itu.

Mau komentar, siapa saya? saya hanya seorang ibu rumah tangga.

Saya hanya bersyukur terus dalam hati saat itu, bagaimana tidak selama ini saya hanya dirumah saja, tidak khawatir telat dan dimarahi bos, hanya masak jika yang dimasak ada, hanya membersihkan rumah yang kotor, hanya menjaga agar si kecil tidak menangis biar tersenyum selalu, yang penting membuat suami bahagia. Meskipun tidak ada hari libur, tidak ada waktu istirahat makan siang dan gaji juga tidak rutin kadang telat. Tetapi bagi saya pekerjaan dirumah ini adalah pekerjaan yang paling mulia.

Banyak orang bilang jadi ibu rumah tangga itu pekerjaan yang paling enak….Kata hati saya” kalau enak kenapa para ibu tidak mau di rumah saja biar jadi ibu rumah tangga?”. hahahaha

Salam super buat ibu rumah tangga……….

 

 

Be Sociable, Share!