KAYA ITU PILIHAN, MAK!

KAYA ITU PILIHAN, MAK!

Selamat pagii teman-teman kesayanganku dan emak-emak tajir dimanapun berada. Alhamdulillah pagi ini dengan kekuasaan Tuhan YME yang begitu sempurnanya setia menemaniku. Semoga demikian juga dengan teman-teman dan emak-emak tajir dimanapun berada, sehat selalu panjang umur dan semakin menyadari bahwa diri anda adalah makhluk yang terbaik dari yang terbaik, makhluk yang kaya.

Saya percaya, diantara anda yang membaca kalimat sapaan pertama saya pasti ada yang mengkerutkan kening, ada yang bertanya-tanya “emak-emak tajir?”, apa maksutnya, kok emak-emak?. wah tulisan ini khusus emak-emak doong, Eist jangan salah jika anda seorang suami pasti di rumah atau sebelah anda adalah istri tercintakan? bisikan aja ke istri anda ” Mak..Mak! ini looo ada bloq kueeren soal emak-emak tajir, hehhe. Emak tajir itu bukannya emak yang uangnya banjir yaa. Jika ada yang berfikir seperti itu, Alhamdulillah itu adalah doa anda untuk saya dan semua emak-emak tajir dimanapun berada yang suka dengan tulisan ini.

Sebelum panjang lebar. Tulisan saya kali ini dan mungkin kedepannya akan berbeda dengan tulisan-tulisan saya sebelumnya. Kalau anda mengikuti tulisan saya dari awal pasti tahu tentang apa conten yang biasa saya ceritakan. Sedikit saya ulas untuk anda yang baru membaca blog saya, tulisan saya dulu membahas soal kehidupan sehari-hari keluarga saya. yang paling banyak Soal tumbuh kembang anak. Biar berbeda saya harus berani berbeda, Betul nggak sih? Karena itulah sekarang saya akan banyak menulis tentang mindset, belief system tentang hebatnya diri kita. Biar saya dan emak-emak atau siapapun itu menjadi orang kaya yang hebat. Amiiiin. Semoga saja dengan gaya cerita saya yang minim banget dengan ilmu ini, contennya lebih ringan dan mudah diserap lalu jadi sebuah tindakan cieeee….hahaha.

Kembali ke Awal,Mak!!

WHY EMAK-EMAK TAJIR?

Ya iyalah, sayakan seorang emak dan yang paling mudah untuk melakukan gebrakan baru adalah memulai dengan hal yang paling dekat dengan diri kita. Betul nggak sih?!.

Selain saya emak-emak, anda pasti juga membaca dan merasakan apa yang saya rasakan. Lingkungan sekitar kita saat ini, khususnya emak-emak sedang mengalami krisis kepercayaan, krisis kemakmuran dan tertekan masalah ekonomi. Padahal krisis-krisis itu jika tidak emak-emak hapus atau luluhkan akan menjadi ancaman yang mengerikan untuk masadepan kita, mak!. Bukan nakut-nakuti, mak. Beneran itu, percaya dech dengan saya. Dalam ilmu Psikologi yang pernah saya pelajari 18 th lalu. Psikologi adalah sebuah bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari mengenai perilaku dan fungsi mental manusia secara ilmiah. Jadiiii sangat erat sekali kaitannya antara pikiran seseorang dengan tindakan yang muncul. Contohnya krisis kemakmuran, jika emak berfikir hidup makmur atau kaya itu susah, yaaa bakalan susah untuk makmur,mak!. Itulah cara kerja otak.

Emak atau Ibu adalah ratu dalam keluarga, setujukan, mak? gimana jika istana tidak ada ratunya…yaaa bukan istana lah itu. Begitu juga dengan keluarga kita, jika emak-emaknya tidak ada alias fungsinya sudah tergantikan maka hilanglah keluarga anda. Padahal keluarga adalah rantai kecil yang akan mempengaruhi indahnya kehidupan dunia ini. Ehm…ehm…serius amat yaaa…Betul nggak sih? jika setuju teruskan membaca kata demi kata cerita ini.

Ucapan atau kalimat yang keluar dari mulut emak-emak itu adalah doa. Doa adalah suatu permohonan yang ditujukan kepada Allah yang didalamnya ada harapan, permintaan dan pujian. Doa adalah kata-kata yang positif dan mulia, jangan pernah melupakan atau menghapus doa yang sudah terucap. Emak-emak tajir ini adalah doa saya yang setiap detik, menit dan kapanpun dimanapun selalu saya ucapkan. Dengan kata emak-emak, itu berarti bukan saya sendirian tapi untuk semua emak dimanapun berada. Kok bukan ummi atau ibu atau mama? Emak adalah sebutan saya pada ibu saya. Untuk hadiah lah untuk Ibu saya seandainya emak-emak tajir ini nanti akan viral hehehe.

Ini nih yang penting, emak-emak percaya tidak ? Dengan merubah keyakinan (belief system) bahwa anda adalah seorang emak yang tajir puuoool, walaupun tidak ada duit menurut anda, keyakinan itu bisa menimbulkan enrgi positif dalam diri emak-emak. Coba dech dipraktekkan mulai sekarang, pasti akan ada energi lain dalam diri emak-emak. Mengapa kok saya ngotot soal ini? karena ini adalah salah satu cara yang paling mudah dan gratis..tis..tis, untuk menghapus krisis kepercayaan, krisis kemakmuran dan krisis lainnya. Mudahkan? Coba emak-emak pikir dech, sebenarnya tidak punya duit atau ekonomi amburadul alias makan aja susah itu bisa dihentikan tidak? saya tahu bahwa Anda juga tahu. Jawabannya adalah “BISA”.

Hallooo, bingung ya, mak! sabar…sabar, emak Wida masih sibuk dengan nganu-nganu…halah opo maneh iku. Kembali ke bisa atau tidak, kenapa diantara kita itu ada yang lebih sehat dari yang lain? Mengapa yang satu mudah tertawa, yang lain selalu sengsara? mengapa yang satu mudah kaya, yang lain tetap saja miskin? atau yang satu mudah dapat pasangan, yang lain setia dengan jomblonya?.

Ada sebuah Fakta. Seperti dalam buku “sadar kaya” yang ditulis oleh Mardigu WP. Jika saya menyebutkan 375 nama orang, kemudian hartanya digabungkan semua, itu nilainya sama dengan kekayaan 3 miliar umat manusia. Ya, 375 orang sama dengan 3 miliar manusia!

Diantaranya, sebut saja Bill Gates, Donald trum, Warren Buffet, Laxmi Mittal, Oprah Winfrey, dan terus berlanjut hingga 375 orang. Orang-orang seperti mereka ini memiliki kekayaan yang sama dengan gabungan 3 miliar manusia.

Padahal kalau ngomongin otak. Siapapun itu dan bangsa manapun di dunia, ukuran otaknya, baik ukuran panjang syarafnya sama. Sama-sama memiliki volume sekitar 1.350cc dan terdiri atas 100 juta sel saraf atau neuron. Secara kecepatan kemampuan berfikir atau sebagian orang menyebutnya IQ, juga tidak berbeda jauh. Intinya saya anda dan siapapun itu kemampuan menyimpan datanya sama.

Tapiii kok kenapa? coba kembali kembali ke fakta diatas. Ada orang yang kayaaaa banget dan ada yang miskin poool.

Apakah itu nasib????????

Saya jawab, BUKAN. KAYA ITU PILIHAN, Mak!!

Jika menurut anda nasib, apalagi jadi keyakinan bahwa kaya miskin itu nasib atau keberuntungan. Gawat, mak! ini adalah kerikil penyumbat kekayaan anda sendiri.

Betul nggak sih? jika betul mari kita renungkan bareng-bareng. Kalau setuju sebarkan info ini ke tetangga atau siapapun yang anda temui. Tapi jika bingung baca terus tulisan saya berikutnya. Terimakasih dan Semoga membantu.

Bersambung……….

OMG




Oh my God, sudah satu setengah tahun aku tidak menulis di www.ayobercerita.com. Kemana aja sih emak wida, sibuk apa sih? maunya apa sih? kok aku dianggurin lamaaa banget (hehehe..kata si web ayobercerita padaku).

Memang benar yaaa…penyesalan itu selalu diakhir cerita?
Eeeeee gimana yaa, kalau ngomongin penyesalan itu bisa-bisa menelanjangiku karena maluuuu, gimana tidak malu coba, sebentar menyesal, sebentar sadar, eeee nanti menyesal lagi. Apa kalian juga merasakan seperti itu juga? sama dooong hahaha. Aduuuuhhhhh gimana sih, kok tambah curhat tentang kejelekan, katanya mau berbagi kebaikan, katanya mau mengajak kemakmuran dunia, mau jadi emak-emak tajir bersama-sama. kok tambah tidak karuan.

Maaf..maafin aku yaaa, bukan bermaksut membuat makin tidak karuan. Saya bingung nich…mau menulis apa, hampir 2 tahun tidak menulis di web yaaa, catat di web. Jadinya kaku lagi dech, jari jemari cantikku ini mencari posisi tiap tombol di keyboard dan cerita-cerita di otakku berterbangan kemana-mana, jadinya masih lompat-lompat untuk menangkap,merangkai dan mengoutkan ke sini ( apalagi tuh mengoutkan hehe…) terserah kalian dech memaknainya seperti apa, saya bebaskankan. Merdeka ruh, merdeka fikir daaaan merdeka ilmu.

Cukup cukup! Serius sekarang!

Ehm..ehm….Bismillahirrohmanirrohim. Mulai dari awal lagi yaa. karena judulnya OMG atau Oh My GOD. saya menjelaskan sedikit tentang OMG.
Istilah OMG ini rasanya semua orang tahu yaa, walaupun tidak ngerti opo sih iku? seperti yang dikeluhkan oleh ibuku sendiri. maklum usia ibu saya masih generasi baby boomers ( lahir < 1961) dan baru mau belajar biar gaul kayak generasi milenial katanya.

OMG: Oh My God atau Ya Tuhan, biasanya diucapkan ketika terkejut, senang, atau sedih.

Lalu apa hubungannya dengan cerita saya kali ini?

Sedikit cerita…….
Pagi ini, saya membuka www.ayobercerita.com, pertama kali melihat tampilan web, saya sudah dikejutkan dengan tampilan baru dan surpraise, tampilan makin Ok. ( maturnuwon untuk suamiku). selain itu saya ngecek tulisan terakhir kapan yaaa? ternyata tahun 2017 saya terakhir menulis. Tambah terkejutlah saya hehehe, dari 2 kejutan itulah saya terdorong untuk mengklik kata “new” dalam Dashboard yang sudah pasti akan tampil kemudian layar tempat menumpahkan uneg-uneg saya. Tidak lama kemudian kata OMG inilah yang pertama kali tanganku mengetik di keyboard dan muncullah di layar komputer seperti yang kalian baca sekarang.

Selain terkejut, saya juga sedih looo, sedihnya dengan tidak menulis cerita dalam web ini pastinya banyak waktu yang terbuang sia-sialah, betul nggak sih? coba bayangin dech, seandainya satu hari saya menulis satu cerita saja yang bermanfaat, tinggal ngalikan doong berapa kali saya membuang waktu saya untuk tidak berbagi selama 1,5 tahun, tik tok tik tok…ehm berapa yaaaa?

Kelamaan ih, maklum emak Wida kurang canggih di hitung-hitungan. Biar tidak panjang lebar, kembali ke OMG! sebenarnya cerita kali ini saya mau cerita ngapain aja sih selama 1,5 tahun ini, biar terjawab pertanyaan web tercintaaah ku ini.

Selain terkejut, sedih saya bahagiaaaaa!

Bahagianya tuh ini..ni…..Kurang lebih 1,5 tahun yang lalu, saya ikut salah satu kulwap atau belajar online lewat WA tentang menulis cerita anak. Saat itu saya merasa menemukan tujuanku selama ini yang aku cari, yaitu berbagi tentang pengalaman saya yang berkaitan tentang dunia anak. kenapa dunia anak? Eeem….saat kuliah dulu saya ambil pendalaman mata kuliah tentang Psikologi perdidikan dan perkembangan anak, lalu saya sempat belajar menjadi terapis anak-anak ABK kurang lebih 2 tahun. Dari sedikit ilmu dan pengalaman yang berkaitan dengan dunia anak itulah saya mulai mempraktekan juga pada kedua buah hati saya dalam kehidupan sehari-hari. Dan hasilnya bagi saya OMG. (bahagia ke 1)

(Bahagia ke 2), dengan mengikuti kulwap tersebut. Saya memberanikan diri untuk menulis cerita dan mengirimkan pada penerbit mayor. Ternyata tak disangka tidak kuduga, naskah tentang anak usia dini itu di sambut oleh editor dengan sangat baik sehingga membuat saya semakin semangkaaaa, eee salah semangaaaat!!! semangat untuk menulis dan memperbaiki apa yang diminta editor, pokoknya pakai senjata siap…siap!, OJO SIAP-SIAP AJA REK!. Hari ini siap yaaa hari ini juga revisi, selesai revisi langsung kirim ke editor, kurang revisi lagi. Subhanallah dan Alhamdulillah banget atau OMG buku sayapun akhirnya terbit ke toko buku terbesar di Indonesia setelah proses 6-7 bulanan, cepetkan? atau lama yaaa? memang sih kalau soal waktu tergantung pengalaman setiap orang. Pengalaman ini sangat membuat saya merasa luarbiasa dan bahagiaaa.

(Bahagia ke 3) saya menemukan tujuan saya sebenanrnya, “saya harus menjadi emak Tajir bersama emak-emak lainnya”. Tajir bukan hanya soal uang yaaa. Ayok mulai sekarang kita harus merdeka Ruh, merdeka Fikir, merdeka ilmu.

Saya berfikir ulang, merombak atau kasarnya saya merusak sendiri tujuan, keinginanku untuk menulis cerita anak. O..Oo kok merusak? saya harus bisa membangun dan harus bisa merusaknya, jangan sampai orang lain yang merusak pikiran dan tujuan saya. BETUL NGGAK SIH??
Merusak bukan berarti mematikan, tapiii merusak untuk dibangun menjadi yang lebih waooow lagi. bingung yaaa. Biar tidak bingung baca terus cerita-ceritaku yaaa.

Singkat cerita, dengan menulis kembali di sini, adalah langkah awal saya untuk membangun tujuan saya yang sudah saya rusak sendiri. Semangat baru untuk tujuan yang lebih besar, Waooow!. Semoga karya-karya tulisan saya akan makin bermanfaat. Menulis tetap impian saya yang terindah. Saya yakin tujuan utama lancar pasti impian-impian lainnya ikut lancar.

Tunggu! Tunggu! hampir lupa, gambar diatas adalah buku pertama saya yang saya ceritakan tadi. Kalau lihat di toko buku silahkan membawanya pulang yaaa, jangan lupa membayar ke kasir dulu hehehe.

Yaaa itulah cerita sedikit saya, buat pemanasan.

Semoga teman-teman yang membaca cerita ini akan terus mendukung dan mendoakan saya untuk selalu produktif dan menjadi sosok yang bermanfaat untuk banyak orang. Tidak lupa juga, saya pasti mendoakan teman-teman semua untuk sehat terus, panjang umur dan menjadi orang yang bermanfaat bagi keluarga, agama bangsa dan negara.

Alhamdulillah Merdeka!!