Foto Kalian telah Menghipnotis-ku

Setelah si kecil tidur dengan lelap, aku cepat-cepat ke ruang komputer untuk menulis cerita yang indah, seindah foto kalian berdua.

Foto kakak yang berbaju kuning ini baru saya dapatkan tadi pagi lewat salah satu walisantri yang lagi ngawal santri di Ma’had. Foto ini diambil ketika kak Fatan mau refresing ke Haurgelis untuk berenang, yang mana olah raga¬† ini memang kesukaan dia banget, pasti maunya kalau diajak.

Kamu tahu kak………

Senyum pelitmu itu seolah menggodaku agar aku segera memelukmu, tatapan matamu yang sedikit genit tapi lembut penuh pesona seakan-akan menarikku untuk berlari menciummu.

Tuhan….. aku ucapkan terima kasih, dengan foto ini aku bisa merasakan kalau kakak di sana senang, ceria dan semangat meskipun tanpa kehadiran kami bertiga.

Kamu tahu kak………

Adek Fakhrin ketika melihat pertama kali fotomu, dia heboh banget dengan suara teriakan khasnya “hahaha” sambil menunjukkan kelima jarinya di gambar dalam HP…senyumnyapun tidak jauh beda di foto ini. Saat itu juga adek mengambil HP umi lalu di bawa keluar masuk kamar sambil berputar-putar…..umi hanya bisa bengong dan tertawa kecil melihat tingkah bahagia adekmu.

Ya Tuhan dengan tertawanya adek Fakhrin itu menunjukkan bahwa dia tahu kalau dalam HP ada gambar kakaknya….Terima kasih untuk kesekian kalinya Tuhan berkat Engkau anak-anak kami mendapatkan kasih sayang yang bisa membuat mereka saling mengenali dan menyayangi satu sama lain.

Heh…ehek…ehek….terdengar si dedek bangun, sepertinya adek minta minum. Setelah rasa haus hilang adek tertidur lagi, saya melanjutkan cerita indahnya…..heeemmm

Hebatnya, foto kalian berdua saat malam ini telah menghipnotisku untuk berimajinasi sampai keatas mendung yang kebetulan mau turun hujan….sambil tersenyum saya berdoa semoga sampai tua, sampai Tuhan mengambil kalian rasa bahagia itu terus kalian pancarkan dalam setiap perilaku kalian. Alhamdulillahirrobbil’alamin…………………………..

Kebahagiaan kalian ada…… karena Tuhan ada dalam diri kalian…………..

 

Selamat Tinggal Sahabat

Sahabatku………

Engkau sangat aku sayangi

Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa

Karena engkau melupakan sahabat sejatimu

Sahabat pemilik para sahabat kita

Bukankah engkau yang akan rugi jika engkau menjauhi sahabat sejati

Semoga engkau cepat mendapat teguran akan sahabat-sahabat barumu.

Hanya kalimat “selamat tinggal sahabatku”

Engkau tahukan, Sahabat sejati akan memberi maaf setiap kesalahan kita

Sahabat sejati adalah teman yang paling menyayangi kita diantara sang penyayang

Sahabat sejati adalah teman yang dekat, bahkan sangat dekat dalam diri kita bahkan melebihi kita sendiri

Sahabat sejati adalah yang memahami segala sesuatu yang baik atau buruk buat kita

Sahabat sejati adalah yang tahu berapa lama lagi kita akan ada di jagad raya ini

Kembalilah dalam pelukan sahabat sejati kita, teman

Agar kita selalu bersama-sama dengan Sang pemilik Para sahabat

Untuk mendapatkan Cahaya penerang dalam menerangi setiap langkah kita