Oh my God, sudah satu setengah tahun aku tidak menulis di www.ayobercerita.com. Kemana aja sih emak wida, sibuk apa sih? maunya apa sih? kok aku dianggurin lamaaa banget (hehehe..kata si web ayobercerita padaku).

Memang benar yaaa…penyesalan itu selalu diakhir cerita?
Eeeeee gimana yaa, kalau ngomongin penyesalan itu bisa-bisa menelanjangiku karena maluuuu, gimana tidak malu coba, sebentar menyesal, sebentar sadar, eeee nanti menyesal lagi. Apa kalian juga merasakan seperti itu juga? sama dooong hahaha. Aduuuuhhhhh gimana sih, kok tambah curhat tentang kejelekan, katanya mau berbagi kebaikan, katanya mau mengajak kemakmuran dunia, mau jadi emak-emak tajir bersama-sama. kok tambah tidak karuan.

Maaf..maafin aku yaaa, bukan bermaksut membuat makin tidak karuan. Saya bingung nich…mau menulis apa, hampir 2 tahun tidak menulis di web yaaa, catat di web. Jadinya kaku lagi dech, jari jemari cantikku ini mencari posisi tiap tombol di keyboard dan cerita-cerita di otakku berterbangan kemana-mana, jadinya masih lompat-lompat untuk menangkap,merangkai dan mengoutkan ke sini ( apalagi tuh mengoutkan hehe…) terserah kalian dech memaknainya seperti apa, saya bebaskankan. Merdeka ruh, merdeka fikir daaaan merdeka ilmu.

Cukup cukup! Serius sekarang!

Ehm..ehm….Bismillahirrohmanirrohim. Mulai dari awal lagi yaa. karena judulnya OMG atau Oh My GOD. saya menjelaskan sedikit tentang OMG.
Istilah OMG ini rasanya semua orang tahu yaa, walaupun tidak ngerti opo sih iku? seperti yang dikeluhkan oleh ibuku sendiri. maklum usia ibu saya masih generasi baby boomers ( lahir < 1961) dan baru mau belajar biar gaul kayak generasi milenial katanya.

OMG: Oh My God atau Ya Tuhan, biasanya diucapkan ketika terkejut, senang, atau sedih.

Lalu apa hubungannya dengan cerita saya kali ini?

Sedikit cerita…….
Pagi ini, saya membuka www.ayobercerita.com, pertama kali melihat tampilan web, saya sudah dikejutkan dengan tampilan baru dan surpraise, tampilan makin Ok. ( maturnuwon untuk suamiku). selain itu saya ngecek tulisan terakhir kapan yaaa? ternyata tahun 2017 saya terakhir menulis. Tambah terkejutlah saya hehehe, dari 2 kejutan itulah saya terdorong untuk mengklik kata “new” dalam Dashboard yang sudah pasti akan tampil kemudian layar tempat menumpahkan uneg-uneg saya. Tidak lama kemudian kata OMG inilah yang pertama kali tanganku mengetik di keyboard dan muncullah di layar komputer seperti yang kalian baca sekarang.

Selain terkejut, saya juga sedih looo, sedihnya dengan tidak menulis cerita dalam web ini pastinya banyak waktu yang terbuang sia-sialah, betul nggak sih? coba bayangin dech, seandainya satu hari saya menulis satu cerita saja yang bermanfaat, tinggal ngalikan doong berapa kali saya membuang waktu saya untuk tidak berbagi selama 1,5 tahun, tik tok tik tok…ehm berapa yaaaa?

Kelamaan ih, maklum emak Wida kurang canggih di hitung-hitungan. Biar tidak panjang lebar, kembali ke OMG! sebenarnya cerita kali ini saya mau cerita ngapain aja sih selama 1,5 tahun ini, biar terjawab pertanyaan web tercintaaah ku ini.

Selain terkejut, sedih saya bahagiaaaaa!

Bahagianya tuh ini..ni…..Kurang lebih 1,5 tahun yang lalu, saya ikut salah satu kulwap atau belajar online lewat WA tentang menulis cerita anak. Saat itu saya merasa menemukan tujuanku selama ini yang aku cari, yaitu berbagi tentang pengalaman saya yang berkaitan tentang dunia anak. kenapa dunia anak? Eeem….saat kuliah dulu saya ambil pendalaman mata kuliah tentang Psikologi perdidikan dan perkembangan anak, lalu saya sempat belajar menjadi terapis anak-anak ABK kurang lebih 2 tahun. Dari sedikit ilmu dan pengalaman yang berkaitan dengan dunia anak itulah saya mulai mempraktekan juga pada kedua buah hati saya dalam kehidupan sehari-hari. Dan hasilnya bagi saya OMG. (bahagia ke 1)

(Bahagia ke 2), dengan mengikuti kulwap tersebut. Saya memberanikan diri untuk menulis cerita dan mengirimkan pada penerbit mayor. Ternyata tak disangka tidak kuduga, naskah tentang anak usia dini itu di sambut oleh editor dengan sangat baik sehingga membuat saya semakin semangkaaaa, eee salah semangaaaat!!! semangat untuk menulis dan memperbaiki apa yang diminta editor, pokoknya pakai senjata siap…siap!, OJO SIAP-SIAP AJA REK!. Hari ini siap yaaa hari ini juga revisi, selesai revisi langsung kirim ke editor, kurang revisi lagi. Subhanallah dan Alhamdulillah banget atau OMG buku sayapun akhirnya terbit ke toko buku terbesar di Indonesia setelah proses 6-7 bulanan, cepetkan? atau lama yaaa? memang sih kalau soal waktu tergantung pengalaman setiap orang. Pengalaman ini sangat membuat saya merasa luarbiasa dan bahagiaaa.

(Bahagia ke 3) saya menemukan tujuan saya sebenanrnya, “saya harus menjadi emak Tajir bersama emak-emak lainnya”. Tajir bukan hanya soal uang yaaa. Ayok mulai sekarang kita harus merdeka Ruh, merdeka Fikir, merdeka ilmu.

Saya berfikir ulang, merombak atau kasarnya saya merusak sendiri tujuan, keinginanku untuk menulis cerita anak. O..Oo kok merusak? saya harus bisa membangun dan harus bisa merusaknya, jangan sampai orang lain yang merusak pikiran dan tujuan saya. BETUL NGGAK SIH??
Merusak bukan berarti mematikan, tapiii merusak untuk dibangun menjadi yang lebih waooow lagi. bingung yaaa. Biar tidak bingung baca terus cerita-ceritaku yaaa.

Singkat cerita, dengan menulis kembali di sini, adalah langkah awal saya untuk membangun tujuan saya yang sudah saya rusak sendiri. Semangat baru untuk tujuan yang lebih besar, Waooow!. Semoga karya-karya tulisan saya akan makin bermanfaat. Menulis tetap impian saya yang terindah. Saya yakin tujuan utama lancar pasti impian-impian lainnya ikut lancar.

Tunggu! Tunggu! hampir lupa, gambar diatas adalah buku pertama saya yang saya ceritakan tadi. Kalau lihat di toko buku silahkan membawanya pulang yaaa, jangan lupa membayar ke kasir dulu hehehe.

Yaaa itulah cerita sedikit saya, buat pemanasan.

Semoga teman-teman yang membaca cerita ini akan terus mendukung dan mendoakan saya untuk selalu produktif dan menjadi sosok yang bermanfaat untuk banyak orang. Tidak lupa juga, saya pasti mendoakan teman-teman semua untuk sehat terus, panjang umur dan menjadi orang yang bermanfaat bagi keluarga, agama bangsa dan negara.

Alhamdulillah Merdeka!!