Pesan untuk Ku

Image result for hidup kuatUmi Ida, kamu adalah seorang perempuan yang dilahirkan Tuhan lewat rahim seorang Ibu. Kamu dilahirkan bukan hanya kebetulan semata, tetapi karena pilihan Sang Maha Esa. Kamu bukan perempuan yang biasa-biasa saja tetapi kamu perempuan yang luarbiasa.

Saat kamu mengatakan “aku perempuan luarbiasa adalah penyemangat diriku sendiri. Aku kini bukan bayi kecil, mungil, imut seperti 35 tahun yang lalu. Aku tumbuh menjadi perempuan dewasa yang harus mandiri, harus kuat menghadapi goncangan-goncangan dalam hidup ini.

Umi ida, sekarang kamu sudah dipanggil dengan sebutan “umi”, itu berarti kamu sudah bersuami dan memiliki putra/putri titipan Illahi.

Umi Ida, Tugasmu makin lengkap dan berat untuk menjadi seorang perempuan. Kamu harus bisa menjadi pelengkap, pengontrol suami saat permasalahan melandanya, Bukan hanya bisa menyalahkan, menekannya, meminta, memaksa akan kemauan yang tidak semestinya. Apalagi suamimu adalah seorang Imam bukan sembarang imam dalam keluargamu saja, Kamu harus faham suamimu adalah seorang imam yang butuh Tuhan, bukan Tuhan yang butuh suami atau kamu.

Jika kamu sadar, suamimu butuh Tuhan, pasti perjalanan ibadah atau tujuan hidupmu akan tepat pada sasaran. Kamu jangan hanya faham akan tugas menjadi istri, ibu saja, melainkan harus benar-benar kamu kerjakan tugas itu. Jadilah perempuan yang mau melakukan apa yang benar sebagai bagian dari kehidupan, bukan hanya tahu apa yang benar semata.

Umi Ida, zaman sekarang banyak cara syetan menarik suamimu agar membawamu melenceng pada aturan Tuhan. Karena itu kamu juga harus berilmu agama yang kental agar bisa mengingatkan akan kebenaran, jangan sampai saat suami salah, kamu diam dan ngikut kayak rombongan bebek di dalam kandang. Bukan itu tujuan Tuhan menjadikanmu manusia pilihan.

Umi Ida, bersyukurlah kamu mendapatkan suami yang bisa melanjutkan tugas bapakmu untuk membawamu pada surga tujuan akhir hidupmu. Karena indahnya surga perlu tembok,benteng yang kuat yaitu aqidah tentang keagamaan itu sendiri.

Betuuuuuul itu semua sobat, “terimakasih sosok putih dalam diriku selalu menjagaku, akan tetapi sosok hitam dalam dirikupun terkadang menggelitik hati, otak dan langkah ini untuk menyerah”, akan tetapi Alhamdulillah, sekali lagi Alhamdulillah suamiku yang selalu menghapus kegelian gelitikan sosok hitam diriku, dengan ilmunya yang bisa memahamkan kegalauanku, dengan data-data fakta dari sumbernya yang bisa membuatku semakin berfikiran luas,besar saat permasalahan menimpaku.

Semoga langkahku menjadi pendamping seorang Imam besar dalam menjalankan tugas dari Tuhan akan selalu berjalan lurus sesuai aturan Tuhan.

Alhamdulillahirrobbil’alamin

 

 

 

 

Jangan Bangga Dengan Kehebatan Pribadimu

kelompok menanam manis bunga imut cinta makanan hijau merah menghasilkan warna amfibi bersama mainan Flora senang hubungan jamur hewan terbang agaric lucu angka-angka keberuntungan kebersamaan katak fotografi makro rasa tanaman berbunga iri iri tanaman tanahYa Allah lamaaaaaa banget saya tidak bercerita lewat tulisan sederhana dalam web tercinta ini. Hampir-hampir jari jemari ini kebingungan mencari letak antara satu huruf dengan huruf yang lain, lebaaaay dikit aaah

10 menit yang lalu saya baru melihat video tentang terbakarnya patung Yesus di negara Amerika yang tersambar petir waktu dini hari. Entah video ini beneran atau rekayasa, akan tetapi reaksi awal saya saat melihatnya, gemetar, merinding dan ada rasa energi yang luarbiasa, sampai-sampai susah di gambarkan…cek ilaah.

Bagaimana tidak gemetar coba, belum lama ini Presiden Amerika Donald Trump Akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Gara-gara hal ini, netizen menuding bahwa kejadian mengerikan yang menimpa kota Los Angeles adalah karma dari apa yang Trump lakukan. Kejadian mengerikan Salah satunya yaaaaa terbakarnya patung Yesus itu kali…

Jika kejadian ini benar, menurut pendapat saya, Allah menunjukkan kebesaranNYA kepada semua makhluk ciptaanNYA. Allah yang maha besar menyentil akan keserakahan, kesombongan, kebatilan para pemimpin yang bertindak sewenang-wenang di bumi ini.

Sentilan ini bukan hanya untuk Negara Amerika kali, tapi bagi semua orang dimanapun berada, tak terkecuali yang menulis ini, saya pastinya. Kehebatan, kekayaan, kekuasaan, yang pada jaman now menjadi sembahan diatas sang Pencipta.

Selain kejadian di luar negri, saya juga mau bercerita tentang kejadian unik di negeri tercinta ini, yaitu pencekalan terhadap salah satu ustadz saat berkunjung untuk berceramah di suatu daerah yang mayoritas penduduknya non muslim. Hebatnya lagi dengan pencekalan ini, semua orang muncul sifat jahatnya, sifat merasa benarnya, yang jelas sifat manusiawinya hilang, entah itu umat yang mengatas namakan islamlah, umat yang lain atau umat golput lah.

Saya bukan menyalahkan kekecewaan umat islam, atau umat lain akan tetapi saya kecewa dengan ucapan-uscapan yang menakutkan di setiap komen-komen yang di sosial media, bahkan obrolan para pendukung yang hanya suka mengekor tanpa ilmu yang jelas.

Semoga dengan kejadian sentilan-sentilan Allah maha besar diatas bisa menyadarkan betapa merugikan diri sendiri jika jiwa satu dengan jiwa yang lain saling menyakiti.

Betapa indahnya jika kita satu dengan yang lain saling bahu membahu membangun budaya baru dan menjaga budaya lama yang telah diperjuangkan oleh pendahulu-pendahulu kita. Cara bahu membahupun sebenarnya sudah ada dalam kitab semua agama.

Ya Allah semoga saya dan keluarga besar saya menjadi manusia yang hidup di jalan lurusMU seperti manusia pada Zaman Nabi-Nabi yang Allah ridhoi.

Aaaaamiiiin